KEPADA PENGUNJUNG

TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGAN SAHABAT KE BLOG SEDERHANA INI
SEMOGA MATERI DI BLOG INI BERMANFAAT
DAN JANGAN LUPA KOMENTAR MEMBANGUN TERHADAP BLOG INI...OK
Tampilkan postingan dengan label Studi Kebijakan Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Studi Kebijakan Nasional. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 Mei 2010

Tanggung Gugat (Acountability)


Tanggung Gugat (Accountability) adalah suatu ukuran atau standar yang menunjukkan seberapa besar tingkat kesesuaian ‘penyelenggaraan’ penyusunan kebijakan publik dengan peraturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku untuk organisasi publik yang bersangkutan. Tanggung Gugat (Accountability) juga bisa dikaitkan dengan seberapa besar tingkat kesesuaian ’Pelaksanaan’ Kebijakan Publik dengan rumusan kebijakan publik yang telah dibuat oleh pemerintah. Jadi prinsip akuntabilitas publik tidak hanya ada pada tingkat pembuatan kebijakan, tetapi juga pada tingkat pelaksanaan di lapangan.
Pada dasarnya, setiap pengambilan kebijakan publik akan memiliki dampak tertentu pada sekelompok orang atau seluruh masyarakat, baik dampak yang menguntungkan atau merugikan, maupun langsung atau tidak langsung. Oleh karena itu, penyusun kebijakan publik harus dapat mempertanggungjawabkan setiap kebijakan yang diambilnya kepada publik. Akuntabilitas merupakan pandangan yang didasarkan pada kejujuran (fairness) semua komponen birokrasi yang seharusnya berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan, mendapat kesempatan dalam proses pengambilan keputusan (dituangkan dalam Undang-Undang) lebih aktif, lebih tersistem dan semua kebijakan siap dilaksanakan secara tersistem.
Untuk tahu lebih lengkapnya bisa didownload di Tanggung Gugat (Accountability).
Selain dalam format Word, makalah juga disajikan dalam format powerpoint untuk presentasi. Format Powerpoint bisa didownload di powerpoint tanggung gugat Accountability
READ MORE - Tanggung Gugat (Acountability)



Copyright © 2010- Bangkit W.P (Civic People)
Kupersembahkan untuk semua orang yang senantiasa belajar dari pengalaman (Bangkit Wahyu Purnomo)